BPBAT Sungai Gelam Gelar Sosialisasi Validasi Proposal Budidaya Bioflok Tematik 2026 Se-Sumatera Selatan
![]() |
| Sosialisasi Bioflok Tematik |
JAMBI – Dalam rangka mengoptimalkan program bantuan pemerintah dan memastikan ketepatan sasaran, Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Sungai Gelam selaku Unit Pelaksana Teknis (UPT) Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Penjadwalan Verifikasi Online Bantuan Sarana Prasarana (Bansarpras) Bioflok Tematik Komando Di Pola Mandiri (KDMP) / KKMP Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui platform Zoom Meeting ini diikuti oleh dinas perikanan kabupaten/kota, penyuluh perikanan, serta perwakilan kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) penerima manfaat di wilayah Provinsi Sumatera Selatan.
Memastikan Komitmen dan Kesiapan Teknis Lapangan
Pertemuan virtual ini difokuskan pada penyamaan persepsi mengenai mekanisme verifikasi dan validasi dokumen proposal bantuan yang telah diajukan. Validasi dokumen dan teknis ini menjadi langkah krusial sebelum bantuan paket sarana budidaya berbasis teknologi bioflok didistribusikan ke masyarakat.
Membuka jalannya sosialisasi, Bapak Wihandoko selaku perwakilan teknis dari BPBAT Sungai Gelam memaparkan pentingnya akurasi data dalam proposal.
"Proses verifikasi daring ini dirancang untuk mempercepat koordinasi tanpa mengurangi esensi penilaian lapangan. Kita ingin memastikan bahwa lokasi, legalitas kelompok, serta kesiapan sumber daya manusia di tiap sasaran benar-benar siap menerima dan mengelola teknologi bioflok ini secara berkelanjutan," ujarnya saat memberikan arahan teknis.
Kolaborasi Lintas Sektor di Sumatera Selatan
Antusiasme peserta terlihat dari kehadiran berbagai elemen penting perikanan daerah. Selain tim teknis internal BPBAT Sungai Gelam, kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskannak) OKU Timur, perwakilan dari Musi Rawas Utara, Lahat, serta beberapa Pokdakan setempat yang bahkan mengikuti jalannya sosialisasi langsung dari area pematang kolam untuk memperlihatkan kondisi riil calon lokasi budidaya mereka.
Melalui penjadwalan verifikasi online yang terstruktur, diharapkan seluruh tahapan seleksi proposal dapat berjalan dengan transparan, akuntabel, dan tepat waktu. Bantuan Bioflok Tematik Tahun 2026 ini ditargetkan mampu mendongkrak produksi perikanan air tawar regional, menjaga ketahanan pangan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat pembudidaya di Sumatera Selatan.
